Di Akhir Jabatan, Arief Hidayat Tekankan Etika dan Batas Kekuasaan Hakim Konstitusi

8 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Di Akhir Jabatan, Arief Hidayat Tekankan Etika dan Batas Kekuasaan Hakim Konstitusi Hakim konstitusi Arief Hidayat (kanan) didampingi hakim konstitusi Anwar Usman(MI/Usman Iskandar)

HAKIM Konstitusi Arief Hidayat resmi mengakhiri masa jabatannya di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (4/2). Dalam pidato purnabakti yang sarat pesan reflektif, Arief menegaskan bahwa kekuasaan, jabatan, dan karier memiliki batas.  

“Dari pengalaman tersebut, saya menyadari satu hal, manusia memiliki batas. Batas usia, batas jabatan, batas karier, dan batas dalam segala hal,” kata Arief dalam pidatonya saat acara wisuda purnabakti Hakim Konstitusi yang digelar di Ruang Sidang Pleno Gedung I MK, Jakarta Pusat, Kamis (4/2).

Menurut Arief, kesadaran akan batas tersebut menjadi pelajaran terpenting selama 13 tahun pengabdiannya di MK. Ia menilai pemahaman ini krusial agar pergantian peran dan kepemimpinan di lembaga konstitusi dapat diterima secara dewasa dan berintegritas.

“Sebagai orang yang mungkin paling tua di ruangan ini, saya berpesan kepada adik-adik semua bahwa segala sesuatu ada batasnya. Kita harus ikhlas menerima batas-batas itu, baik batas usia, jabatan, maupun karier,” ujarnya.

Pernyataan tersebut dinilai tidak sekadar refleksi personal, tetapi juga mengandung pesan normatif tentang pentingnya etika kekuasaan dan kesadaran diri bagi hakim konstitusi terutama di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap MK dalam beberapa tahun terakhir.

Acara purnabakti Arief dihadiri oleh delapan Hakim Konstitusi aktif, yakni Ketua MK Suhartoyo, Saldi Isra, Enny Nurbaningsih, Daniel Yusmic Pancastaki, Guntur Hamzah, Ridwan Mansyur, Arsul Sani, dan Anwar Usman.

Meski resmi pensiun, Arief menegaskan dirinya tidak merasa benar-benar berpisah dari MK. Ia menilai pengabdian terhadap konstitusi tidak berhenti hanya karena berakhirnya jabatan formal.

“Bagi saya tidak ada bedanya. Dalam posisi apa pun, kita masih tetap bisa melakukan pengabdian sebaik-baiknya kepada Mahkamah, kepada lembaga ini, kepada negara dan bangsa,” ucap Arief.

Selama berkiprah di MK, Arief telah menempati seluruh jenjang kepemimpinan, mulai dari Hakim Konstitusi, Wakil Ketua MK, dua kali menjabat Ketua MK secara aklamasi, hingga kembali menjadi hakim konstitusi.

Ia juga mengakui MK telah menjadi ruang pembelajaran intelektual dan moral yang signifikan dalam perjalanan hidupnya. Interaksi dengan sesama hakim, staf ahli, pegawai MK, hingga para ahli di ruang persidangan, menurutnya, memperkaya persepektif dan kebijaksanaan.

“Selama 13 tahun itu terjadi lonjakan ilmu, pengetahuan, kebijaksanaan, dan pengalaman menuju ke arah kebaikan,” katanya. (P-4)

Read Entire Article