Krakatau Steel Sebut Impor Baja Murah dari China Bikin Pabrik Baja RI Tertekan

6 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Pembuatan karoseri untuk truk dari lempengan baja. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

PT Krakatau Steel (Persero) menyoroti rendahnya tingkat utilisasi kapasitas industri baja nasional yang hingga kini rata-rata masih berada di bawah 60 persen. Direktur Utama PT Krakatau Steel, Akbar Djohan, menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh membanjirnya produk baja murah asal China di pasar domestik.

“Memang rata-rata tingkat utilisasi pabrik baja nasional kita itu di bawah daripada 60 persen. Dan ini tidak lain banyak faktor diisi oleh produk-produk baja murah dari China. Telah kami hitung kurang lebih potensi daripada impor Indonesia, dari kebutuhan baja kurang lebih ekuivalen hampir mencapai 80 triliun rupiah per tahun,” jelas Akbar dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (4/2).

Ia menekankan, ketidakpastian global turut memperberat persaingan industri baja nasional. Persaingan tersebut dinilai tidak lagi bersifat antarpelaku usaha atau perusahaan semata, melainkan telah bergeser menjadi persaingan antarpemerintah.

“Bagaimana pemerintah US (Amerika Serikat) menetapkan resiprokal tax bukan hanya 19 persen tetapi khusus untuk baja, Donald Trump menerapkan tambahan additional kurang lebih 50 persen impor Baja yang masuk di negara USA. Juga dilakukan hal yang sama di negara Korea, India, dan juga bahkan Jepang,” kata Akbar.

Ia kemudian menyinggung adanya fenomena penutupan pabrik baja dalam negeri. Salah satunya adalah rencana penghentian operasi joint venture Krakatau Steel, yakni Krakatau Osaka Steel, yang dijadwalkan tutup pada April mendatang.

“Sebelumnya kurang lebih bulan Oktober itu juga terjadi penutupan pabrik long product di Surabaya, Jawa Timur, Ispatindo, ini merupakan milik daripada raja baja di dunia yaitu Mittal Steel Group,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kondisi ini menjadi ironis mengingat dalam waktu dekat berbagai proyek strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, seperti program pembangunan tiga juta rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa Merah Putih, akan membutuhkan pasokan baja yang besar dan seharusnya dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri.

Selain itu, ia juga mengatakan China tidak lagi hanya mengekspor produk baja ke Indonesia, tetapi juga telah melakukan relokasi pabrik ke dalam negeri sejak sekitar 10 hingga 12 tahun lalu dengan memanfaatkan teknologi induction furnace.

“Tentu induction furnace ini yang kemarin juga ada hubungannya dengan mengimport scrap yang tercemar bahan nuklir. Sehingga ini dampaknya bisa ke mana-mana,” tutur Akbar.

Oleh karena itu, ia menilai seluruh kementerian, pelaku industri, dan legislatif untuk bersama-sama melakukan transformasi khususnya dalam penataan tata niaga impor guna melindungi dan memperkuat industri baja nasional.

“Yaitu bagaimana menjadikan Krakatau Steel ini sebagai one-stop services untuk pemenuhan kebutuhan baja seluruh proyek strategi nasional. Yang kedua adalah bagaimana percepatan proses pengenaan, biar masuk anti-dumping, biar masuk imbalan dan biar masuk tindakan pengamanan,” sebut Akbar.

Adapun Akbar mencatat, sepanjang satu tahun terakhir kinerja perusahaan menunjukkan kinerja membaik. Pendapatan tercatat meningkat sebesar 0,4 persen dibandingkan 2024 dengan nilai mencapai USD 955 juta pada 2025. Volume penjualan baja juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sekitar 945 ribu ton.

“Dari sisi ekuitas kami tumbuh 99,4 persen dibanding 2024 dengan nilai kurang lebih 868 juta US dollar,” sebut Akbar.

Read Entire Article