Gen Z Ternyata Lebih Takut Mati Muda Ketimbang Melarat

1 week ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Gen Z kerap dilekatkan dengan citra berani mengambil risiko dan tidak terlalu takut miskin. Namun, di balik gaya hidup yang tampak santai dan penuh kebebasan, sebagian anak muda justru menyimpan ketakutan lain yang tak kalah besar, kematian di usia muda.

Ketakutan itu dirasakan Titin Sahra Melani. Dia mengaku lebih takut mati dibandingkan miskin karena merasa hidupnya masih menyimpan banyak mimpi yang belum terwujud.

"Aku lebih takut mati, sih, karena aku belum siap. Masih banyak hal yang ingin aku capai, explore, dan rasakan," ujarnya kepada Health Liputan6.com.

Kesadaran tersebut muncul seiring refleksi terhadap kebiasaan hidupnya yang belum sehat. Titin mengaku sering melewatkan sarapan, makan tidak teratur, jarang minum air putih, dan hampir setiap hari begadang.

"Aku nggak pernah sarapan, makan cuma dua kali sehari, jarang minum air putih, begadang terus. Combo maut, kan?," katanya.

Meski belum sepenuhnya berubah, Titin mengaku mulai lebih peduli terhadap kesehatan sejak menjalani magang di kanal kesehatan.

Bagi sebagian Gen Z lainnya, ketakutan justru lebih banyak berkaitan dengan masa depan ekonomi dan kesehatan mental. Hal ini dirasakan Selvi Anitha Lestari yang mengaku lebih takut miskin dibandingkan mati.

"Takut miskin, sih, karena keluargaku merintis banget dan aku nggak mau keturunanku ngerasain apa yang aku rasain," ujarnya.

Meski demikian, Selvi juga menyimpan kekhawatiran terhadap kematian, terutama yang disebabkan oleh gangguan mental. "Aku takut mati konyol, karena depresi atau overthinking," ujarnya.

Dalam keseharian, Selvi mengaku cukup menjaga pola hidup. Dia jarang mengonsumsi makanan manis dan pedas karena merasa kasihan pada tubuhnya sendiri. Menurutnya, konsumsi gula berlebih menjadi salah satu faktor meningkatnya risiko diabetes di usia muda.

Pandangan berbeda disampaikan Aliyyah Fayyaza Zulthany, yang menilai ketakutan terhadap kemiskinan dan kesehatan tidak bisa dipisahkan.

Menurutnya, kondisi ekonomi sangat memengaruhi kemampuan seseorang menjalani hidup sehat.

"Miskin itu rasanya seperti mati perlahan, karena akses kesehatan jadi terbatas," ujarnya. 

YOLO ala Gen Z

Dia menyadari bahwa menjalani pola hidup sehat membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Makanan bergizi, protein, vitamin, itu semua nggak murah," katanya.

Meski lebih takut miskin, Aliyyah tetap mengaku takut mati akibat penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. "Yang paling bikin takut itu mati karena penyakit, bukan usia tua," ujarnya.

Prinsip hidup 'You Only Live Once', alias YOLO, juga kerap melekat pada Gen Z. Bagi sebagian anak muda, menikmati hidup saat ini terasa lebih penting daripada memikirkan risiko jangka panjang.

Hal ini diakui Raisa Widiawati. "Aku lebih takut miskin dibandingkan mati. Kalau mati sudah di tangan Tuhan, tapi miskin ada di tangan kita," katanya.

Meski begitu, Raisa mengaku mulai mengurangi konsumsi gula dan menggantinya dengan pemanis rendah kalori. Dia menilai gaya hidup tinggi gula dan minim aktivitas fisik menjadi faktor utama meningkatnya risiko diabetes di usia muda.

Kekhawatiran Gen Z Takut Mati Mendadak

Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, ancaman penyakit kini tak lagi identik dengan usia lanjut. Kekhawatiran itu dirasakan Hasna Khalishta Afza yang mengaku lebih takut mati dibandingkan miskin, terutama jika kematian tersebut disebabkan oleh penyakit.

"Aku takut mati mendadak karena penyakit seperti jantung atau diabetes," ujarnya.

Hasna mengakui kebiasaan hidupnya masih jauh dari sehat. Dia masih sering mengonsumsi junk food, minuman manis, serta kopi hampir setiap hari.

"Godaannya besar banget, apalagi voucher makanan dan minuman manis ada di mana-mana," katanya.

Dia juga mulai merasakan dampak fisiknya, seperti mudah lelah, sering mengantuk, dan kehilangan semangat.

Menurut Hasna, pola hidup seperti ini membuat penyakit metabolik semakin banyak menyerang usia muda.

Read Entire Article