Rusia: pemimpin Eropa berupaya pengaruhi kebijakan Trump soal Ukraina

2 weeks ago 13
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Moskow (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menilai bahwa para pemimpin Eropa berupaya memanfaatkan pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, untuk memengaruhi kebijakan Presiden AS Donald Trump soal Ukraina.

"Beberapa pertemuan telah diumumkan di Davos hari ini atau besok, di mana mereka akan kembali mengkritik Presiden Trump dengan pendekatan-pendekatan yang sepenuhnya sudah terdiskreditkan dan gagal," kata Lavrov dalam konferensi pers tentang hasil diplomasi Rusia sepanjang 2025.

Menlu Lavrov meyakini bahwa Amerika Serikat menyadari tentang perlunya membahas akar permasalahan konflik Ukraina, seraya menambahkan bahwa pemerintahan Trump telah mengusulkan berbagai solusi yang mempertimbangkan kebutuhan tersebut.

Pada saat bersamaan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Eropa berupaya mewujudkan gagasan gencatan senjata di Ukraina kepada Amerika Serikat, katanya.

"Namun tentu saja, kita tidak boleh membiarkan rezim Kiev kembali mempersenjatai dirinya sendiri dan memberinya kesempatan untuk bernapas lega dan kembali menyerang Rusia," kata Lavrov.

Menurutnya, Ukraina saat ini dalam situasi yang sangat buruk, baik di medan perang maupun secara politik, dan usulan yang bertujuan untuk mempertahankan rezim Kiev sama sekali tidak dapat diterima oleh Rusia.

"Jaminan keamanan yang dibicarakan dengan hormat oleh para kolega Eropa, seraya mempromosikan kontribusi mereka dalam memastikan kepentingan perdamaian, jaminan keamanan ini diberikan untuk rezim Nazi Kiev saat ini, kita tidak boleh melupakan soal ini," katanya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article