Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan memberikan mediasi terkait kasus penyerangan terhadap pegawai ritel di kawasan Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/1) dini hari.
"Iya, kita fasilitasi, kita mediasi, persilakan mereka. Tapi, langkah profesional tetap," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Polisi I Putu Yuni Setiawan kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan pihak terduga pelaku saat ini berupaya merencanakan mediasi.
Dia pun memastikan pihaknya bersikap profesional terhadap kasus tersebut serta berkomitmen melindungi korban.
"Dari pihak sana (terduga pelaku) ada upaya untuk mediasi, tapi masih belum. Kita dari Polres masih profesional aja," ucap I Putu Yuni.
Dari mediasi tersebut, kata dia, diharapkan ada kesepakatan yang dihasilkan, termasuk jumlah kerugian yang ditimbulkan.
"Mungkin itu masih dibicarakan sama mereka. Ada kerugian material atau apa, mungkin masih dibicarakan," tutur I Putu Yuni.
Baca juga: Polisi berkomitmen lindungi korban penyerangan di Pasar Minggu
Kronologi peristiwa tersebut, yakni pada Jumat (30/1) pukul 04.00 WIB, korban dan saksi mengatakan telah terjadi pemukulan oleh beberapa orang tidak dikenal, yang berjumlah sekitar tujuh orang kepada pegawai ritel.
Kejadian itu bermula dari pengendara mobil berwarna putih yang menabrak sepeda motor yang terparkir, lalu terjadi cekcok antara mereka.
Tak berselang lama, datang mobil berwarna hitam, dan turun beberapa orang laki-laki yang tidak dikenal berjumlah tujuh orang, yang langsung melakukan pemukulan.
Akibat pemukulan itu, para korban mendapatkan luka. Diketahui, pelaku berjumlah tujuh orang, dan hingga kini identitas mereka masih dicari oleh kepolisian.
Baca juga: Dalami kasus penyerangan di Pasar Minggu, Polisi cek TKP dan saksi
Baca juga: Polisi selidiki kasus penyerangan pegawai ritel di Pasar Minggu
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5393079/original/037107700_1761541197-Real_Madrid_s_Kylian_Mbappe__left__fights_for_the_ball_with_Barcelona_s_Ronald_Araujo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444452/original/057575400_1765779473-IMG-20251215-WA0021.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436298/original/076043900_1765168151-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434900/original/054855300_1764995701-dr._sri_eliyani_SpDVE__elia_skin_care_clinic_.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4648323/original/013706700_1699957319-Screenshot_2023-11-14_165748.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442079/original/028336100_1765526270-WhatsApp_Image_2025-12-07_at_14.28.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404979/original/049985200_1762420817-IMG-20251106-WA0019.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442114/original/016339100_1765528069-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5441214/original/042739400_1765459543-20251211_101707.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771906/original/063595200_1710390647-red-peppers-plate-flat-lay-white-textile-wall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444958/original/042244800_1765793810-polo_air.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4732017/original/005456000_1706775183-000_347D8B7.jpg)
English (US) ·