Polda Kalbar Gagalkan Pengiriman 15,7 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

3 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK, – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika skala besar di Pontianak dengan menyita 15,7 kilogram sabu-sabu dan puluhan ribu butir ekstasi dari empat tersangka.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat tentang rencana pengiriman narkotika menggunakan kendaraan yang akan diberangkatkan melalui kapal kargo dari Pontianak menuju Tanjung Priok. Setelah dilakukan pengawasan dan penyelidikan, pada 29 Januari 2026 sekitar pukul 16.25 WIB, tim melakukan penindakan, kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Deddy Supriadi saat konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar, Rabu.

Petugas pertama kali mengamankan tiga orang berinisial PAP, FA, dan NF di kawasan Pal Lima, Pontianak Barat. Dari tangan mereka, polisi menemukan beberapa butir ekstasi, dua paket sabu, serta perlengkapan konsumsi narkotika.

Pemeriksaan lanjutan membawa petugas ke lokasi lain di Pontianak Tenggara, di mana ditemukan 123 pod atau cartridge liquid yang diduga mengandung zat narkotika jenis baru milik PAP. Zat tersebut telah masuk daftar narkotika golongan II sesuai regulasi Kementerian Kesehatan.

Pengembangan kasus berlanjut dengan penggeledahan sebuah mobil Daihatsu Sigra berwarna perak yang telah dimodifikasi untuk menyembunyikan barang terlarang. Dari dalam jok mobil ditemukan 15 paket sabu dengan berat total 15.779 gram serta 22.664 butir ekstasi.

Berdasarkan keterangan tersangka utama, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial D yang kini masih diburu polisi. Narkotika tersebut rencananya akan diedarkan ke Bali dengan modus pengiriman mobil melalui kapal laut, kemudian dilanjutkan menggunakan jasa towing agar terlihat seperti kendaraan rusak atau pindahan.

Nilai transaksi dalam pengiriman ini mencapai Rp14 miliar, dengan pembayaran awal sekitar Rp1,8 miliar. Tersangka PAP diketahui berperan sebagai bandar dan merupakan residivis perkara narkotika pada 2022, sebelumnya menjalani hukuman di Bali sebelum berpindah ke Kalbar untuk melanjutkan aktivitas peredaran.

Selain sabu dan ekstasi, penyidik juga menyita ratusan cartridge liquid yang mengandung senyawa etomidate, yang termasuk narkotika golongan II. Produk tersebut dijual dengan harga jutaan rupiah per unit dan tidak memiliki izin edar resmi, sehingga peredarannya berbahaya.

Keempat tersangka kini dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article