Pemkab Lombok Tengah sebut dana BTT di APBD 2026 capai Rp2,5 miliar

1 week ago 14
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
masih bisa disesuaikan jika ada kebutuhan untuk penanganan bencana alam. Secara regulasi masih bisa ditambah

Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan dana biaya tak terduga (BTT) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 mencapai Rp2,5 miliar yang akan digunakan untuk penanganan dampak bencana.

"Dana BTT yang disiapkan di APBD Rp2,5 miliar," kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lombok Tengah Taufikurrahman di Lombok Tengah, NTB, Sabtu.

Ia mengatakan jumlah dana BTT pada 2026 menurun bila dibandingkan dengan BTT pada 2025 yangencapai Rp7 miliar.

"Realisasi belanja BTT pada 2025 tidak semua digunakan," katanya.

Ia mengatakan meskipun BTT 2026 yang disiapkan lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, peluang penambahan selalu ada, karena masih bisa disiapkan di APBD Perubahan 2026.

"Artinya masih bisa disesuaikan jika ada kebutuhan untuk penanganan bencana alam. Secara regulasi masih bisa ditambah," katanya.

Meskipun sejumlah wilayah di Lombok Tengah dilanda banjir, tanah longsor dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, sampai saat ini pengajuan dana BTT untuk penanganan bencana dari OPD terkait belum ada.

"Belum ada pengajuan," katanya.

Ia mengatakan penggunaan dana BTT itu untuk penanganan sementara seperti pembangunan jembatan sementara, sehingga dana tersebut tidak bisa digunakan untuk memperbaiki secara permanen bangunan yang rusak.

"BTT itu sifatnya penanganan mendesak, sehingga alokasi nya untuk pembangunan sementara," katanya.

Ia mengatakan data penanganan dampak bencana tidak hanya melalui dana BTT, namun di masing-masing OPD terkait telah disiapkan program penanganan seperti di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah ada anggaran untuk bantuan logistik ketika terjadi bencana.

"Ada juga bantuan stimulan dan bantuan kebutuhan pokok juga dari Dinas Sosial," katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, NTB mencatat 41 rumah rusak disapu angin kencang atau dampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Minggu ketiga Januari 2026.

Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf mengatakan wilayah bencana angin puting beliung tersebut di antaranya di Desa Bilelando sebanyak 3 KK, Desa Jelantik sebanyak 29 KK, Desa Labulia 1 KK, Desa Tanak Awu 1 KK, Teruai 1 KK, Desa Laju 1 KK, Desa Murbaya 1 KK, Desa Nadia 1 KK.

"Total sekitar 41 bangunan yang berdampak di 10 desa," katanya.

Selain itu, cuaca ekstrem yang disertai angin kencang tersebut mengakibatkan belasan tiang listrik roboh, pohon tumbang dan beberapa jembatan rusak.

"Untuk tiang listrik yang roboh telah ditangani oleh PLN dan petugas gabungan juga langsung melakukan penanganan terhadap pohon tumbang," katanya.

Ia mengatakan selain bencana angin puting beliung, hujan lebat yang terjadi tersebut mengakibatkan bencana banjir di beberapa wilayah di antaranya di Desa Kabul sebanyak 337 KK yang terdampak, Desa Bonder sebanyak 5 KK, Desa Selong Belanak sebanyak 109 KK, Desa Tanak Rarang 16 KK, Desa Kateng 15 KK, Desa Kuta 27 KK, Desa Pengembur 70 KK, Desa Puyung 5 KK dan Desa Kidang 80 KK.

"Total sebanyak 664 KK yang terdampak banjir," katanya.

Baca juga: BPBD: 41 rumah di Lombok Tengah rusak disapu angin kencang

Baca juga: Sebanyak 49 gerai KDMP di Lombok Tengah telah dibangun

Baca juga: Bendungan di Lombok Tengah jadi proyek percobaan hub pesawat air

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article